Pada saat trading, Anda dapat memilih mau menjalani trading menggunakan robot autopilot atau dengan manual. Robot yang dimaksud bukanlah robot dalam bentuk fisik seperti pada umumnya. Namun sebuah software atau alat elektronik yang telah diprogram untuk dapat melakukan aktivitas trading secara otomatis di forex market.

Menggunakan robot akan memberikan Anda banyak kemudahan dan keuntungan di antaranya, yaitu tetap memperoleh profit walaupun Anda tidak memantau pergerakan market setiap waktu. Robot ini membuat Anda dapat melakukan trading dengan waktu yang lebih fleksibel, sehingga Anda tetap dapat melakukan aktivitas yang lain setiap hari.

Robot ini umumnya akan diuji terlebih dahulu sebelum digunakan. Beberapa trader pemula sering kali belum tahu cara pengujiannya. Terdapat dua cara menguji, yaitu back-test dan forward-test. Berikut ini telah kami rangkum cara mudah menggunakan back-test dan forward-test untuk menguji robot autopilot Anda di rumah:

Cara Pengujian Back-Test

Pada cara pengujian back-test, robot dapat diuji menggunakan fitur simulasi metatrader atau dapat disebut sebagai strategy tester dengan menggunakan akun demo trading. Anda dapat melakukan test ini setelah melakukan install robot. Cara pengujian back-test ini menggunakan data – data pergerakan dari harga lampau atau yang telah terjadi sebelumnya.

Pastikan data pergerakan harga yang Anda miliki cukup lengkap, setidaknya kualitas kelengkapan Anda tidak kurang dari 90%. Hal ini diperlukan untuk menghindari adanya chart yang hilang. Selain itu, sebaiknya Anda menggunakan rentang waktu yang panjang seperti 3 tahun, sehingga analisis robot autopilot Anda akan lebih akurat.

Dari pengujian back-test, hasil yang diperoleh adalah drawdown, profit dan loss yang dapat dihasilkan, kondisi grap (naik atau turun), dan berapa banyak transaksi yang dihasilkan oleh robot. Cara ini umumnya digemari para trader karena prosesnya tidak memakan waktu yang lama, sehingga kesalahan code serta teknisnya dapat diketahui segera.

Cara Forward-Test

Pada cara pengujian forward-test, robot akan diuji secara langsung menggunakan akun real trading Anda, namun dapat pula dilakukan menggunakan akun demo. Pengujian robot autopilot dengan cara forward-test lebih memakan waktu dari pada pengujian back-test. Sehingga beberapa trader tidak melakukan pengujian ini walaupun caranya terbilang cukup mudah.

Forward-test dapat dilakukan dengan akun real menggunakan komputer pribadi atau menyewa VPS. Penggunaan test akun real membutuhkan waktu 3 bulan-1 tahun. Menyewa VPS dianjurkan karena risiko terjadinya kesalahan lebih rendah dari pada menggunakan komputer pribadi. Test ini memerlukan fitur tambahan seperti myfxbook untuk mengetahui nilai drawdown, gain, equity, dan balance.

Untuk menguji forward-test pada akun demo, caranya masih sama dengan pengujian di akun real. Trader tetap dianjurkan menggunakan VPS dan robot dapat berjalan seperti pada akun real, nilai drawdown, gain, equity, serta balance dapat dilihat pada myfxbook. Namun perbedaannya adalah trader tidak usah mengeluarkan uang asli dalam menguji robot autopilot.

Anda juga dapat melakukan pengujian antar server sebagai pelengkap tes. Pengujian ini diperlukan karena setiap server pada broker memiliki performa yang berbeda pada tiap robot yang diuji. Untuk melakukan pengujian ini, Anda dapat menggunakan akun real ataupun akun demo dan tetap direkomendasikan menggunakan VPS.

Setelah selesai melakukan pengujian baik dengan cara back-test maupun forward-test, catatlah data yang diperoleh. Catat hasil nilai drawdown, profit, loss, equity, balance, dan gain. Hal ini sangat dibutuhkan untuk menganalisis atau memperkirakan jalannya trading Anda hingga beberapa bulan ke depan dengan menggunakan robot autopilot.