Banyak orang awam yang berkata bahwa trading forex dan saham memiliki kesamaan yaitu melihat selisih pergerakan harga. Memang jika dinilai dari segi keuntungan yang didapat melalui pergerakan harga, trading forex dan saham memiliki kesamaan. Ternyata ada perbedaan dari kedua kegiatan tersebut dan berikut adalah perbedaan trading forex dan saham.

1. Manipulasi Harga 

Perbedaan trading forex dan saham yang bisa diidentifikasi dengan mudah adalah dari segi manipulasi harganya. Dalam kegiatan trading forex, para pelakunya atau yang disebut dengan trader tidak bisa memanipulasi harga. Hal tersebut disebabkan karena skala pasar dari trading forex yang terbilang sangat besar sehingga kemampuan manipulasi harga tidak mungkin terjadi. 

Dalam forex memang ada yang disebut dengan bandar, akan tetapi banyak juga yang tidak melalui bandar sehingga lebih transparan. Kapitalisasi pasar yang dihitung dalam pasaran mata uang Dollar Amerika Serikat ini membuat para perusahaan maupun orang tertentu tidak bisa memprediksi harga. Di pasar saham, para bandar seringkali melakukan manipulasi harga.

2. Perbedaan Jam Perdagangan 

Waktu untuk berdagang dalam kegiatan trading saham, terutama di Indonesia hanya dibuka pada jam dan hari kerja saja. Lebih tepatnya, jam buka bursa saham dimulai dari hari Senin hingga Jumat pada jam 09.30 hingga jam 16.00 WIB. Hal ini tentu saja berbeda jika dibandingkan dengan forex yang mana bersifat internasional.

Karena sifat pasar forex yang internasional ini membuat forex diperdagangkan sepanjang 24 jam. Hal tersebut juga dipengaruhi oleh jam kerja bank di berbagai negara di dunia. Adanya kegiatan pasar forex yang tidak terbatas waktu inilah yang membuat forex diminati banyak orang. Para pekerja kantoran maupun mahasiswa tidak terhalang kewajibannya sembari berdagang.

3. Kapitalisasi Pasar Dan Kecepatan Eksekusi 

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa pasar forex ini bersifat internasional. Dengan adanya hal tersebut maka kapitalisasi pasar forex terbilang sangat besar. Berbeda dengan pasar saham yang mana hanya terbatas pada negara-negara tertentu saja. Setiap negara misalnya Indonesia hanya memperdagangkan saham yang terkenal di Indonesia.

Trading forex memiliki likuiditas tinggi yang tentunya para trader mampu untuk mengeksekusi perdagangan dengan tempo yang cepat. Terkadang jika keadaan pasar forex sangat ramai, server broker bisa mengakibatkan eksekusi tertunda dan hal tersebut bisa dibilang langka. Jika cara eksekusi cepat dilakukan pada saham, hal tersebut tidak akan bekerja karena bisa jadi transaksi gagal. 

4. Keuntungan Yang Didapat 

Perbedaan trading forex dan saham juga bisa dilihat dari keuntungan yang didapatkan. Trading forex bisa diambil keuntungannya dari harga yang naik maupun harga yang turun. Untuk trading saham, keuntungan hanya bisa didapat dari harga saham yang naik setelah dibeli. Walaupun ada istilah short selling, namun hal tersebut tidak terlalu berpengaruh. 

Short selling merupakan sebuah istilah yang mana memiliki tujuan mendapatkan keuntungan saham dari harga yang turun. Aturan yang diberlakukan saat short selling ini bisa dibilang ketat dan hanya berlaku pada saham tertentu. Selain itu juga tidak semua orang bisa melakukan short selling dan membutuhkan izin khusus sehingga short selling tidak begitu berpengaruh pada keuntungan. 

5. Komisi Broker 

Ketika melakukan kegiatan trading, para trader tidak akan terbebani biaya komisi maupun biaya lain-lain. Hal tersebut karena broker forex mendapat keuntungan dari selisih harga jual dan beli. Berbeda dengan broker saham yang mana akan memotong fee mulai dari 0,1 hingga 0,3% untuk setiap transaksi. 

Perbedaan trading forex dan saham jika dilihat lagi memang sangat banyak perbedaanya. Hal tersebut membuat trading forex terlihat menguntungkan. Bagi yang ingin melakukan trading forex, bisa menggunakan software trading dari Robot AutopilotSoftware tersebut sangat ramah untuk pemula sehingga bisa membuat para pemula mendapat keuntungan tanpa ribet.